Loading

Friday, January 4, 2013

Void Rekursif

Fungsi/Void Rekursif => Fungsi yang memanggil dirinya sendiri. 

Dibawah ini terdapat 2 contoh program menggunakan c++ yaitu void menggunakan rekursif dan void tanpa rekursif.

1. Void Rekursif

Contoh Program Menampilkan Angka 1-10:
#include <iostream>
#include <conio>

void pake_rekursi (int n)
{
  n++;
  cout<<n<<endl;
  if(n<10)
 {
  pake_rekursi(n);
 }
}

main()
{
  pake_rekursi(0);
  getch();
}



2. Void Tanpa Rekursi

Contoh Program Menampilkan Angka 1-10:
#include <iostream>
#include <conio>

void tanpa_rekursi(int n)
{
 int i;
 for (i=1;i<=n;i++)
 {
  cout<<i<<endl;
 }
}

main()
{
  tanpa_rekursi(10);
  getch();
}
»»  READMORE...

Monday, December 31, 2012

Pentingnya Algoritma

- Kenapa Perlu Belajar Algoritma

Dengan algoritma, kita dapat mengatasi masalah dari yang sederhana sampai yang kompleks sekalipun. Namun, seorang user harus mampu membuat suatu program dengan menggunakan bahasa yang difahami oleh komputer. Sebelum disajikan dalam bentuk bahasa pemrogaman, sebaiknya kita membuat diagram alir (Flow Chart) dan Pseudocode. Hal ini dimaksudkan agar dapat mempermudah kerja atau mempermudah dalam membuat program. Selain itu, algoritma dapat mengatasi masalah logika dan masalah matematika dengan cara berurutan, tetapi kadang-kadang algoritma tidak selalu berurutan, hal ini dikenal dengan proses percabangan.

- Yang Paling Penting untuk Dipelajari

Dalam algoritma kita harus bisa menguasai dasar-dasar dari algoritma, menguasai penyelesaian masalah yang paling efisien, dan cepat. Dengan begitu akan sangat mudah mengimplementasikan algoritma yang telah kita kuasai menjadi sebuah program.

- Kesan Mengambil Kuliah Praktikum Algoritma

Kesan saya mengambil mata kuliah algoritma sangat menarik, dan melatih logika saya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang diberikan oleh dosen dengan logika yang saya miliki.

 
»»  READMORE...

Materi Algoritma

1. Tipe Data

Tipe Data Pemrograman C++
  • Bahasa C menyediakan programmer dengan satu set tipe data untuk programmer menyimpan informasi dan membangun tipe data yang bukan merupakan bagian dari bahasa itu sendiri. Tipe data yang pertama kali disebut tipe built-in, dan selanjutnya disebut dengan tipe user-defined atau tipe data yang telah ditetapkan 
  • Tiga dasar built-in tipe ini adalah:
-Character (char) seperti a,b,c,d (alphabet)
-Integer (Int) seperti 1,2,3,4 (Bilangan Bulat)
-Floating Point Number (float) seperti 20,12 (Bilangan real)

2. Input/Output

Di ANSI C, operasi input dan output dilakukan dengan menggunakan fungsi-fungsi yang ada di header file stdio.h. contohnya untuk input dan output ke layer monitor digunakan perintah seperti printf, scanf, putch, dsb. Untuk input dan output ke file digunakan perintah seperti fread, fwrite, fputc, dsb.

C++ mempunyai teknik input dan output yang baru, yaitu : menggunakan stream. Header file untuk input dan output stream adalah iostream.h dan beberapa file lain, seperti strstrea.h, fstream.h, dan constrea.h.

Stream adalah suatu logika device (peralatan logika) yang menghasilkan dan menerima informasi atau suatu wadah yang digunakan untuk menampung keluaran dan menampung aliran data. Stream adalah nama umum untuk menampung aliran data (contoh : file, keyboard, mouse), maupun untuk keluaran (contoh : layer, printer).

Dalam C++ input berarti membaca dari stream dan output berarti menulis ke stream.

Bentuk Umum Output operator :

cout << ekspresi ;

Bentuk umum Input operator :

cin >> variable ;

Dalam C++, menggunakan escape sequences untuk merepresentasikan suatu karakter yang tidak terdapat dalam tradisional symbol. Beberapa diantaranya :
\ n : linefeed / baris baru
\ b : back space
\ “ : petik ganda

Contoh program C++ input anka, output angka:
# include <iostream.h>
# include <conio.h>

void main ( )
{
int x ;
cout << "Masukkan sebuah bilangan : ";
cin >> x ;
cout << "Bilangan yang dimasukkan adalah " << x << endl ;
getch();
}

3. Array

Pada bahasa C++ array dideklarasikan dengan bentuk sebagai berikut:

tipe_data nama_array[jumlah_elemen]

Dalam hal ini jumlah_elemen harus berupa konstanta.

Contoh Pendeklarasian array:

int cacah[4];
*keterangan: Array cacah mempunyai 4 buah elemen beertipe int (bilanagn bulat)
char vokal[5];
*keterangan: Array vokal mepunyai 5 buah elemen bertipe char (karakter)
char kota[6][20];
*keterangan: Array kota mempunyai 6 buah elemen bertipe string dengan panjang maksimal sebesar 19 karakter

Contoh Program C++ array mencari nilai rata-rata:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>

void main()
{
 char namasiswa[10];
 float np1, np2, np3, nr;

 cout<<"nama siswa: ";gets(namasiswa);
 cout<<"nilai perbandingan I : ";cin>>np1;
 cout<<"nilai perbandingan II : ";cin>>np2;
 cout<<"nilai perbandingan III: ";cin>>np3;

 nr=(np1+np2+np3) /3;

 cout<<"Siswa yang bernama "<<namasiswa<<"  memperoleh nilai rata-rata "<<nr;
 cout<<"\ndari hasil perlombaan yang diikuti";

 getch();
}

4. Void

Void adalah tipe data yang digunakan untuk tipe suatu fungsi yang tidak mengembalikan nilai.

FUNGSI VOID

Fungsi yang void sering disebut juga prosedur. Disebut void karena fungsi tersebut tidak mengembalikan suatu nilai keluaran yang didapat dari hasil proses fungsi tersebut.

Ciri-ciri Program :
- tidak adanya keyword return.
- tidak adanya tipe data didalam deklarasi fungsi.
- menggunakan keyword void.
- Tidak dapat langsung ditampilkan hasilnya
- Tidak memiliki nilai kembalian fungsi
- Keyword void juga digunakan jika suatu fungsi tidak mengandung suatu parameter apapun.

Contoh Program C++ void mencari volume balok:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void volume(int &vol, int p, int l, int t)
{ vol = p*l*t; }
void main(){
int pj,lb,tg, hsl;
cout<<"Panjang = ";cin>>pj;
cout<<"Lebar = ";cin>>lb;
cout<<"Tinggi = ";cin>>tg;
volume(hsl,pj,lb,tg);
cout<<"\nVolume = "<<hsl;
getch();
}

»»  READMORE...